Kamis, 27 Januari 2011

Pembuatan Kompos metode ''Takakura"


Kompos takakura merupakan salah satu teknik pembuatan kompos terkini, metode ini ditemukan oleh orang Jepang yang bernama Takakura. Metode pembuatan kompos ini cukup sederhana dan cocok untuk skala rumah tangga. Adapun prosesnya adalah sebagai berikut


PERALATAN



Keranjang cucian yang berlubang-lubang

Kardus

Pengaduk

Bantalan ( jaring plastik, sekam/serabut kelapa).

Kompos lama sebagai aktifator


CARA PEMBUATAN

Masukkan kompos starter ke dalam kranjang Takakura yang sudah dilapisi oleh kardus minimal sepertiga tinggi keranjang.Sampah dapur / sampah dari meja makan yang sudah dicacah dibenamkan dalam kompos sampai tidak terlihat. Sebelum sampah baru dimasukkan, timbunan lama diaduk-aduk untuk memberi udara segar ke bagian bawah kompos. Pengomposan berjalan bila adonan menjadi panas ketika diraba atau keluar uap air ketika diaduk.

Jika bahan kompos terlalu basah, taburilah dengan serbuk gergaji. Kemudian adonan diaduk merata sampai ke bawah.Menambah Bekatul sebagai suplemen akan membuat mikroba lebih sehat dan giat mengolah kompos.Jika keranjang kompos penuh, isinya dapat dipindah ke wadah yang lebih besar untuk proses pematangan. Kompos yang sudah jadi diayak dengan ayakan kawat 0,5 cm. Kompos halus dapat digunakan sebagai pupuk.Sisa yang kasar dapat digunakan sebagai aktivator keranjang Takakura.

Rabu, 01 Desember 2010

Membuat Lilin Cantk


Ini cara membuat lilin sederhana, dengan media alas
gelas kecil (bukan sebagai cetakan ^_^)
Bahan-bahan:
- Paraffin
- Pewarna
- parfum (bisa dibeli di toko kimia)
- Benang kasur
Alat:
- botol bekas selai, mayones, atau lainnya (cari yang berlubang lebar
dan kaca tebal, jangan lupa cuci bersih dan keringkan dahulu)
- panci kecil
- Gelas kecil (transparan jika lilin ingin berwarna-warni)
- Tusuk sate (jika terlalu panjang dapat di potong, tapi harus lebih
panjang daripada diameter mulut gelas)
Persiapan awal:
1. Ikat benang kasur di tengah tusuk sate
2. Simpan tusuk sate diatas gelas
3. Atur agar benang jatuh ke dasar dan tetap berada ditengah gelas
Pembuatan Lilin:
1. Masukan potongan parafin ke dalam botol bekas
2. Isi panci dengan air 1/3 tinggi panci dan letakan botol berisi
parafin di dalamnya
3. Lalu panaskan dengan api kecil
3. Aduk perlahan hingga mencair
4. Tambahkan warna, sedikit demi sedikit hingga mendapatkan warna
yang dikehendaki
5. Angkat panci dari api, lalu tambahkan parfum/aroma ke dalam
paraffin
6. Tuang paraffin cair ke dalam gelas
Tips:
- agar sumbu lebih tegak, bisa dicelupkan terlebih dahulu ke
paraffin cair
- gunakan sendok makan saat menuangkan paraffin cair jika mulut
gelas kecil
- Jangan keluarkan botol dari panci berisi air agar paraffin tetap cair
- jika ingin membuat warna berlapis:
Tuangkan 1-2 sendok makan warna A, dinginkan hingga keras
Lalu tambah 1-2 sendok warna B,dinginkan kembali hingga keras
Ulang ke warna A atau ke warna C,dst
- Jika warna lilin ingin lebih bergradasi (bercampur):
Sama dengan proses lilin lapis,hanya saat menuangkan lilin
berwarna B tidak usah menunggu lilin berwarna A mengeras
- Jika lilin ingin lebih menarik:
beri tambahan lilin malam berwarna-warni yang biasa
dimainkan anak-anak, dan tempelkan pada permukaan dalam
gelas (bentuk agar berupa bunga, daun atau lainnya jika dilihat
dari luar gelas). Lalu tuangkan paraffin cair (jangan terlalu panas,
agar lilin malam tidak ikut mencair)
- Ingat walau lilin berwarna-warni, parfum harus sama
- Sering-sering latihan dan berkreasi agar menghasilkan lilin yang
lebih cantik

Jumat, 04 Juni 2010

Dear my class XI.IPA
Laporan Tugas Akhir : membuat mayonaise ditulis dicomment di bawah ya... Thx

Rabu, 26 Mei 2010

Membuat Sabun Mandi


Dear anak-anak KIR SMA IC, kali ini saya sedang berbaik hati untuk memberi resep sabun, mudah2an kalian tidak penasaran lagi ya....
Untuk pembuatan sabun natural dengan memakai resep sederhana :

142 gr minyak kelapa
142 gr minyak sawit
452 gr minyak zaitun
102 gr NaOH
240 gr air
20 gr pewangi

Teknik pembuatannya :

1. Campur NaOH dengan air, caranya adalah memasukkan NaOH ke dalam air, bukan sebaliknya. Teknik ini tolong diperhatikan, teknik tsb sudah pernah saya tulis di sini.
2. Diamkan larutan alkali menjadi hangat dengan suhu sekitar 45 derajat celcius (dari panas awal sekitar 90 derajat celcius).
3. Ketika larutan alkali mencapai suhu 45 derajat celcius, panaskan minyak sebentar dan jaga agar suhu minyak dan larutan NaOH sama yaitu 45 derajat celcius. Panci yang digunakan harus stainles steel, bukan alumunium atau seng, karena alumunium mudah kerosif jika terkena larutan alkali.
4. Masukkan larutan alkali ke dalam minyak, aduk sampai rata dan berubah mengental. Jika mengaduk secara manual bisa memakan waktu, biasanya saya memakai stik blender, sehingga dalam waktu kurang dari 30 detik sabun sudah mulai mengental.
5. Pada saat sabun sudah mulai mengental, saatnya untuk memberi pewangi, pewarna atau ekstrak tanaman / herbal.
6. Setelah tercampur rata, tuang adonan sabun ke dalam cetakan yang telah dialasi plastik atau kertas lilin. Untuk cetakan sabun, silakan berkreasi sendiri dengan memanfaatkan barang yang ada, misalnya kotak bekas bungkus sepatu, laci meja kecil atau bekas bungkus Pringels (bener nggak sih nulisnya.... keripik kentang itu lho...yang penting dialasi plastik atau kertas lilin agar sabun tidak lengket di cetakan)
7. Tutup bagian atas dengan plastik, tutup permukaannya dengan kain yang tebal.
8. Diamkan selama 24 jam agar proses saponifikasi /proses menjadi sabun benar2 komplet.
9. Keluarkan sabun dari cetakan dan potong2 sesuai selera.
10. Keringkan sabun di tempat yang cukup ventilasi selama 4 - 6 minggu, setelah itu sabun siap dipakai.

Begitulah ribetnya membuat sabun, tapi jangan berkecil hati. Dimana ada kemauan pasti ada jalan. OK!!! Good Luck